Selasa, 10 Januari 2012

Valley of the Wolves: Palestine




Selepas Sidang Umum KAMAPSI UMS 2012 hari kedua, Sabtu (07/01/12) di ruang L.2-II, Fakultas Psikologi UMS, para peserta disuguhi tontonan yang cukup seru, sebuah film laga berjudul Valley of the Wolves: Palestine. Film apa sih itu? Well, mari kita review sedikit.

Valley of the Wolves: Palestine


Masih ingat tragedi penyerbuan pasukan komando Israel ke kapal MV Mavi Marmara yang mengangkut bantuan kemanusian untung bangsa Palestina? Yang menyebabkan delapan warga Turki, dan seorang Turki-Amerika tewas akibat serangan tentara Israel. Nah, berangkat dari kejadian nyata penyerbuan enam kapal perang yang mengusung semangat "Gaza Freedom Flotilla" pada 31 Mei 2010 itulah, sebuah film Turki berjudul asli Kurtlar Vadisi: Filistin, atau yang kemudian untuk konsumsi publik dunia dilaraskan menjadi Valley of the Wolves: Palestine, dirilis ke pasar.

Cerita dimulai ketika Polat Alemdar dan anak buahnya terdiri dari tim komando Turki datang ke Palestina untuk membalas dendam para relawan yang terbunuh oleh pasukan Israel ketika membawa bantuan  ke Gaza. Mereka pergi untuk memburu komandan militer Zionis-Israel bertanggung jawab atas serangan armada Gaza.


Polat Alemdar menyelidiki mereka di Palestina kemudian dengan berbagai strategi ia  berhasil mendekati tujuannya. Namun, mereka berhadapan dengan kejadian tak terduga. Para jenderal Israel, yang menjadi target Polat Alemdar, yakni Mosche Ben Eliezer, menyulitkan mereka dengan kekejaman dan teknologi persenjataan mereka di Palestina (Tank dan Helikopter vs lemparan batu?).


Film ini akan menceritakan kisah-kisah dramatis dari rakyat Palestina. Ketika Polat mencoba untuk memburu Mosche, dia menyaksikan bagaimana orang tak berdosa dibantai di Palestina. Mosche membakar desa-desa, membunuh anak-anak dan menangkap semua orang yang membantu Polat, mereka dimasukkan ke dalam penjara.



Walaupun plotnya sedikit gampang ditebak, namun film berbugjet 20 juta dollar ini cukup menarik untuk disaksikan. Sebagaimana dikatakan Bahadir Özdener sebagai penulis skenarionya. Semangat film ini sebenarnya hanya menyoroti kemerdekaan bangsa Palestina yang masih terjajah hingga sekarang oleh pendudukan Israel. Karena, sebagai sebuah bangsa, keadaan penduduknya terpenjara dan dipenjara dalam sebuah kawasan yang dikenal sebagai penjara terbesar di muka bumi. Yang menyedihkan, bangsa Palestina terpenjara dan dipenjara di negerinya sendiri.

Dari film Valley of the Wolves: Palestine, perhatian seluruh dunia akan berada di Palestina, di mana orang menghadapi dengan salah satu krisis kemanusiaan terbesar di dunia..

Selamat menyaksikan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar