Senin, 06 Januari 2014

The Secret Life of Walter Mitty: Ketika Si Pemimpi ingin Beraksi.




Walter Mitty, seorang pekerja di bagian pengarsipan fotografi pada sebuah majalah ternama LIFE, adalah seorang pekerja yang berdedikasi pada pekerjaannya. Hidupnya sendiri membosankan, karena rutinitas pekerjaannya, kadang dia sering melamun dan untuk sesaat imajinasinya mengambil alih melakukan hal-hal luar biasa yang belum pernah dia lakukan di dunia nyata. Baru sebulan rekan kerja barunya di LIFE, Cheryl Melhoff bekerja, namun wanita itu sudah menarik perhatian Walter. Walter sendiri tidak berani mengungkapkan secara langsung, dia malah memilih membuka akun kencan online, yang kebetulan diikuti oleh Cheryl. seringkali dia berimajinasi mendekatinya dengan cara yang heroik dan dramatis, namun semua cuma sebatas lamunan.

Tepat di hari ulang tahunnya ke 42 tahun, dia mendapat kiriman negatif foto plus hadiah sebuah dompet dari korespondenya, Sean O’neal, seorang fotografer alam liar yang suka berpetualang. Di hari yang sama dia mendapat kabar bahwa perusahaan LIFE telah diakuisisi. Manajemen baru dibawah kepemimpinan Ted Hendricks, menerapakan kebijakan bahwa Majalah LIFE akan berganti format menjadi majalah digital, kemudian edisi cetak terakhir Majalah LIFE akan menggunakan foto dari O’Connell. Sayang sekali Walter yang bertugas menangani foto itu tidak menemukan salah satu foto yang dimaksud. Rekan Walter merasa, mungkin saja O’Connell memang lupa mengirim salah satu negatif itu. Berbekal petunjuk foto-foto sebelumnya dari O’Connell, Walter pun berusaha mencarinya, mengikuti motto dari perusahaannya, LIFE:

“To see the world, things dangerous to come to, to see behind walls, draw closer, to find each other, and to feel. That is the purpose of life.

(Untuk menyaksikan dunia, hal-hal berbahaya yang datang, untuk melihat yang di balik dinding, menariknya lebih dekat, dan merasakannya. Itulah tujuan hidup/ Life )

Namun pencariannya tidak mudah karena O’Connell seorang petualang yang sulit dilacak. Petunjuk pertama adalah nama sebuah kapal di dermaga yang ternyata membawanya pergi ke Greenland, sebuah daerah yang sepi. Sesampainya di sana dia mendapat petunjuk bahwa O’Connell memang pernah disana, naik kapal tersebut. Walter sebenarnya enggan melakukan perjalanan, namun bayangan Cheryl, orang yang dicintainya, sering muncul dalam imajinasinya dan memberinya semangat. Perjalanan berlanjut, setiap petunjuk membawanya menjelajah tempat-tempat baru dengan segala tantangan-nya. Mulai dari letusan gunung di Islandia sampai ke lapisan salju di Afganistan. Sementara itu di kantor tempat dia bekerja, manajemen baru mulai menerapkan kebijakan pengurangan pegawai, karir Walter pun terancam. Akankah Walter berhasil menemukan O’Connell? Apakah dia berhasil meraih cinta pujaan hatinya? Apakah semua petualang ini nyata atau hanya bagian dari lamunannya?

Dibintangi oleh sejumlah artis ternama Hollywood, seperti Ben Stiller (Walter Mitty), Sean Pean (Sean O’Connell), Adam Scott (Ted Hendricks), Kristen Wiig (Cheryl Melhoff) dan, film ini sebenarnya merupakan re-make dari film berjudul serupa pada tahun 1947. Sebagaimana film-film Ben Stiller yang lain, film ini juga dipenuhi unsur komedi khas Ben Stiller, komedi segar yang tidak berlebihan dan konyol atau vulgar. Dalam Film ini penonton juga akan disuguhi latar belakang pemandangan-pemandangan indah, landscape tempat-tempat di belahan dunia yang dikunjungi Walter.

Di awal film, penonton mungkin mendapatkan kesan bahwa cerita akan berjalan sebagaimana film-film fiksi tentang petualangan dunia imajinatif, semacam Inception (2010) atau Eternal Sunshine of The Spotless Mind (2004) -nya Jim Carey. Namun teryata ending yang disajikan jauh lebih bisa diterima logika. Salah satu hal yang terasa agak janggal hanyalah ketika Walter mendapat telepon dari operator kencan online-nya di atas pegunungan Himalaya, adakah di sana jangkauan sinyal ponsel non satelit? 

Secara keseluruhan, film yang mulai tayang 03 Januari 2014 di bioskop Indonesia ini sendiri mendapatkan kritik dan sambutan hangat dari publik. Film dengan genre petualangan, drama komedi ini telah mendapat rating 7.7 dari sekitar 25.525 pengguna internet (s/d 06 januari 2014) di IMDb.com. 

Yang menarik dibalik produksi film berdurasi 114 menit adalah, pada saat direncanakan akan di re-make, sang produser John Goldwyn, Jr. yang nerupakan putera produser film 1947, sempat ingin memilih aktor-aktor seperti Jim Carrey, Owen Wilson, Mike Myers dan Sacha Baron Cohen untuk memerankan Walter Mitty, sebelum akhirnya pilihan jatuh pada Ben Stiller. Sebagai hiburan, film ini menarik dan menyenangkan untuk ditonton bersama. Yah ada kalanya kita berimijanasi, namun ada juga saatnya kita berhenti untuk kemudian benar-benar beraksi. (Gilang)

link resmi: http://www.waltermitty.com/


Sutradara
Ben Stiller
Produser
Samuel Goldwyn, Jr.
John Goldwyn
Stuart Cornfeld
Ben Stiller
Screenplay
Steve Conrad
Berdasarkan
cerita pendek
The Secret Life of Walter Mitty oleh James Thurber
Pemeran
Ben Stiller
Kristen Wiig
Shirley MacLaine
Adam Scott
Kathryn Hahn
Sean Penn
Music by
Theodore Shapiro
Sinematografi
Stuart Dryburgh
Ediitor
Greg Hayden
Studio
Samuel Goldwyn Films
Red Hour Films
New Line Cinema
Distribusi
20th Century Fox
Tanggal Rilis
05 October 2013 (New York Film Festival)
25 December 2013 (Amerika)
03 Januari 2014 (Indonesia)
Durasi
114 minutes
Asal negara
United States
Bahasa
English
Budget
$90 million
Box office
$114,512,000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar